Katakanlah: “Tiada Aku peroleh
wahyu yang diwahyukan
kepadaku, sesuatu yang
diharamkan bagi orang yang
hendak memakannya, kecuali
kalau makanan itu bangkai atau
darah yang mengalir atau daging
babi. Karena sesungguhnya
semua itu kotor, atau binatang
yang disembelih atas nama selain
Allah.” (QS. Al An’aam 145)
“Diharamkan bagimu (memakan)
bangkai, darah, daging babi,
(daging hewan) yang disembelih
atas nama selain Allah.” (QS. Al
Ma’idah 3)
Dari 2 ayat tsb jelas bahwa Allah
mengharamkan mengkonsumsi
darah yang mengalir spt darah
ayam, kambing sapi dan
semacamnya, karena darah
merupakan barang najis yang
berbahaya bagi kesehatan.
Karenanya islam mengharamkan
membeli atau menjual untuk
konsumsi.
Adapun alasan pengharaman
darah mengalir telah diketahui
oleh para dokter setelah mereka
melakukan berbagai penelitian
dan eksperimen. Bahwa darah
yang mengalir akan membawa
racun dan berbagai sekresi tubuh,
terutama uremia, asam air
kencing dan gas karbondioksida.
Sebagian racun tsb akan
berpindah dari usus ke hati. Di
dalamnya terkadang ada virus
radang hati yang mewabah, lalu
pindah kepada orang yang
meminumnya dan memakannya.
Diantara gejala-gejalanya adalah
merasa sangat lelah, mual,
merasakan nyeri yang sangat
pada hati, warna air kencing
berubah kemerah-merahan, diare
dan terjadi pembesaran hati.
Lebih jauh, penyakit ini dapat
menyebabkan cirrhosis pada hati
dan phlebitis (radang urat darah)
yang akan menyebabkan muntah
darah dan koma.
Dengan demikian, peminum
darah yang mengalir dari hewan,
atau memakan darah (didih,
bahasa jawa) yang sudah
digoreng digunakan sbg lauk
pauk, sama halnya meminum dan
memakan racun. Keduanya akan
mati secara perlahan-lahan
setelah menderita akibat
beberapa anggota tubuh bagian
dalamnya hancur dan setelah
merasakan nyeri dan kesakitan
yang tiada tara.
Dari itu pilihlah warung makanan
yang sehat, jangan membeli
makanan yang disitu dijual juga
darah atau didih. Sebab tempat
penggorengan (wajan) dan
tempat penggodogan makanan
lain pun sama dgn penggorengan
darah/didih tsb. Bisa ditebak
minyak habis dipakai goreng
pisang, dipakai pula buat goreng
darah.
Bila anda khawatir, mending
masak sendiri yang kita tahu
kehigienisan sebuah
makanan.

About ashabulfirdaus

Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s