6 Efek Samping Rasa
Marah bagi Kesehatan
RASA amarah, meski di satu sisi
dinilai bagus bagi kesehatan
karena mengurangi efek negatif
stres, di sisi lain juga dapat
membahayakan kesehatan. Rasa
marah memang merupakan
emosi alamiah pada setiap
manusia. Memang baik untuk
meluapkan emosi, tapi ada
baiknya pula bila kita berusaha
untuk mengontrolnya terlebih
dahulu. Psikolog Alima Phillip
menerangkan beberapa dampak
buruk akibat rasa amarah yang
tak dikontrol. Tak hanya
memengaruhi kejiwaaan, rasa
marah juga dapat
membahayakan kesehatan
tubuh.
1. Efek langsung ke tubuh
Ketika kehilangan kontrol,
tubuh kitalah yang
menerima dampak
langsungnya. Seketika
tekanan darah meningkat
dan irama napas menjadi
cepat, secepat seperti
tengah bersiap untuk
berkelahi. Pada beberapa
kasus, tekanan darah
tinggi dapat menyebabkan
sakit kepala mendadak.
Dalam jangka panjang,
dapat meningkatkan risiko
serangan jantung. Saat
marah, suhu badan kita
pun naik sehingga tubuh
mudah berkeringat.
2. Letih Ekspresi kemarahan
tentu membutuhkan
energi. Alhasil, setelah
marah kita pun akan
merasa letih. Dalam proses
itu, hormon stres akan
meningkat seakan-akan
membuat perasaan
bergejolak. Ketika marah,
kita mungkin merasa
memegang kendali
sementara, tapi tanpa
disadari hal itu justru
menguras habis energi
kita. Akibatnya,
produktivitas dalam
bekerja pun berkurang
karena merasa letih.
3. Sulit tidur Dengan begitu
banyaknya pikiran negatif
di kepala dan kegelisahan
yang kita rasakan, rasanya
sulit untuk terlelap tidur.
Apabila kita tertidur dalam
kondisi kelelahan akibat
marah pun, tidur tentunya
tidak akan berkualitas.
Ketika kita tidur dengan
rasa marah, tidur pun tak
akan nyenyak. Adapun
kekurangan tidur akan
menyebabkan pikiran
negatif yang akan memicu
emosi. Lebih lanjut,
insomnia dan masalah
tidur lainnya pun akan
berdatangan seiring
dengan perasaan emosi
Anda yang berkelanjutan.
4. Depresi Terus-menerus
menyimpan rasa marah
dapat berujung pada
depresi. Hal itu akan
memicu serangkaian
perilaku yang
membahayakan kesehatan
seperti merokok dan
minum minuman keras.
Terkadang, orang
menggunakan amarah
untuk meluapkan
perasaan depresi dan
ketidakberdayaan. Amarah
bukanlah rasa alamiah
yang menyehatkan. Maka
itu, bila terus dirasakan,
kesehatan kita pun akan
terancam.
5. Terasing Kita memang
terkadang dapat
kehilangan kontrol diri,
tapi bila terlalu serimg
tentu akan berdampak
pada aspek sosial kita
dalam keseharian. Kita
pun akan lebih nyaman
berada sendirian
ketimbang bergaul dengan
orang lain. Dalam
lingkungan kantor, bila
tidak bersosialisasi,
bawahan kita akan kurang
menghormati dan atasan
kita akan melihat kita
sebagai orang yang tak
dapat mengontrol emosi.
6. Mengambil keputusan
yang salah Amarah dapat
membuat kita tidak
rasional. Kita pun terjebak
dan kehilangan fokus
dalam menghadapi suatu
masalah. Nyatanya, saat
seharusnya memutuskan
hal terbaik dalam suatu
maslah, dalam keadaan
marah kita mungkin malah
akan melakukan hal yang
sebaliknya. Kita pun tak
mampu melihat masalah
dari perspektif yang
berbeda dan berujung
dengan mengambil
keputusan yang salah.
Sumber: http://
chudrizal.blogspot.com/2010/10/6
efek-samping-rasa-marah-
bagi.html

About ashabulfirdaus

Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s