Hari Jumat adalah hari yang
memiliki arti yang sangat
istimewa bagi ummat Islam
karena merupakan hari raya bagi
mereka. Sangat banyak hadits-
hadits yang menjelaskan
keutamaan dan kekhususan hari
Jumat dibandingkan dengan
hari-hari yang lain. Imam Ibnul
Qayyim Al Jauziyah rahimahulloh
dalam kitabnya Zaadul Ma’ad
memuat hadits-hadits tersebut
hingga beliau berkesimpulan
paling tidak ada 33 kekhususan
hari Jumat dari hari-hari yang
lain.
Al Hafizh Suyuthi menulis kitab
yang beliau beri judul Al Lum’ah
fi Khashoish Al Jumu’ah. Beliau
di kitab ini menyebutkan hadits-
hadits yang sangat banyak –
termasuk diantaranya hadits-
hadits lemah- yang
menerangkan keutamaan dan
kekhususan Jumat; dimana
beliau berkesimpulan ada 101
kekhususan Jumat dari hari
selainnya.
Di silsilah pertama dari
kumpulan hadits-hadits tentang
Jumat kali ini kami memilihkan
untuk antum sekalian hadits-
hadits yang insya Allah dijamin
keabsahannya yang kami
cukupkan dengan sepuluh point
kekhususan hari Jumat dari
sekian banyak kekhususannya,
Wallohu Waliyyut Taufiq.
1. Hari Ied yang Berulang
Setiap Pekan
ﻋَﻦْ ﺍﺑْﻦِ ﻋَﺒَّﺎﺱٍ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺎﻝَ
ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ » : ﺇِﻥَّ
ﻫَﺬَﺍ ﻳَﻮْﻡُ ﻋِﻴﺪٍ ﺟَﻌَﻠَﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻟِﻠْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴﻦَ ﻓَﻤَﻦْ
ﺟَﺎﺀَ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ ﻓَﻠْﻴَﻐْﺘَﺴِﻞْ ﻭَﺇِﻥْ ﻛَﺎﻥَ ﻃِﻴﺐٌ
ﻓَﻠْﻴَﻤَﺲَّ ﻣِﻨْﻪُ ﻭَﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺑِﺎﻟﺴِّﻮَﺍﻙِ »
Dari Ibnu Abbas radhiyallohu
anhuma berkata Rasulullah
shallallohu alaihi wa sallam
bersabda, “Sesungguhnya hari ini
(Jumat) Allah menjadikannya
sebagai hari Ied bagi kaum
muslimin, maka barangsiapa
yang menghadiri shalat Jumat
hendaknya mandi, jika ia
memiliki wangi-wangian maka
hendaknya dia memakainya dan
bersiwaklah” (HR. Ibnu Majah
dan haditsnya dinyatakan hasan
oleh Al Albani)
Diantara fiqh hadits :
• Setiap ummat memiliki hari Ied
(hari raya)
• Hari Ied bagi kaum muslimin
dalam setiap pekannya adalah
hari Jumat
• Disyariatkannya mandi bagi
setiap yang mau menghadiri
shalat Jumat
• Pada saat menghadiri shalat
Jumat dianjurkan memakai
wewangian bagi yang
memilikinya dan juga
diperintahkan bersiwak
• Disyariatkan mengagungkan
hari raya
2. Diharamkan
mengkhususkan berpuasa
pada hari Jumat dan
dimakruhkan mengkhususkan
malamnya untuk shalat
malam
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ﻗَﺎﻝَ
ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲَّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ
ﻳَﻘُﻮﻝُ » : ﻟَﺎ ﻳَﺼُﻮﻣَﻦَّ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ
ﺇِﻟَّﺎ ﻳَﻮْﻣًﺎ ﻗَﺒْﻠَﻪُ ﺃَﻭْ ﺑَﻌْﺪَﻩُ ) «ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ )
Dari Abu Hurairah radhiyallohu
anhu berkata, aku mendengar
Nabi Muhammad shallallohu
alaihi wasallam bersabda,
“Jangan kalian mengkhususkan
berpuasa pada hari Jumat
kecuali jika engkau juga
berpuasa sehari sebelumnya
atau sehari sesudahnya” (HR.
Bukhari dan Muslim)
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ﻋَﻦْ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ
ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻝَ » : ﻟَﺎ ﺗَﺨْﺘَﺼُّﻮﺍ
ﻟَﻴْﻠَﺔَ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ ﺑِﻘِﻴَﺎﻡٍ ﻣِﻦْ ﺑَﻴْﻦِ ﺍﻟﻠَّﻴَﺎﻟِﻲ ﻭَﻟَﺎ
ﺗَﺨُﺼُّﻮﺍ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ ﺑِﺼِﻴَﺎﻡٍ ﻣِﻦْ ﺑَﻴْﻦِ ﺍﻟْﺄَﻳَّﺎﻡِ
ﺇِﻟَّﺎ ﺃَﻥْ ﻳَﻜُﻮﻥَ ﻓِﻲ ﺻَﻮْﻡٍ ﻳَﺼُﻮﻣُﻪُ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ
Dari Abu Hurairah radhiyallohu
anhu dari Nabi Muhammad
shallallohu alaihi wasallam,
beliau bersabda : “Jangan kalian
mengkhususkan malam Jumat
dari malam-malam lainnya untuk
shalat lail dan jangan kalian
mengkhususkan hari Jumat dari
hari-hari lainnya untuk berpuasa
kecuali jika bertepatan dengan
waktu yang seseorang yang biasa
berpuasa padanya” (HR. Bukhari
dan Muslim,lafal hadits ini
baginya)
Diantara fiqh hadits :
• Larangan mengkhususkan hari
Jumat untuk berpuasa sunnah
• Boleh berpuasa sunnah di hari
Jumat jika berpuasa sebelumnya
atau sehari sesudahnya atau jika
bertepatan dengan puasa yang
memiliki sebab tertentu seperti
puasa Arafah dan lainnya
• Larangan mengkhususkan
malam Jumat untuk shalat lail
3. Disunnahkan membaca
surat As Sajadah di rakaat
pertama dan Al Insan di
rakaat kedua pada saat sholat
shubuh
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲَّ
ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﻘْﺮَﺃُ ﻓِﻲ ﺍﻟﺼُّﺒْﺢِ
ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ ﺑِـ”ﺃﻟﻢ ﺗَﻨْﺰِﻳﻞُ” ﻓِﻲ ﺍﻟﺮَّﻛْﻌَﺔِ
ﺍﻟْﺄُﻭﻟَﻰ ﻭَﻓِﻲ ﺍﻟﺜَّﺎﻧِﻴَﺔِ “ﻫَﻞْ ﺃَﺗَﻰ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﺈِﻧْﺴَﺎﻥِ
ﺣِﻴﻦٌ ﻣِﻦْ ﺍﻟﺪَّﻫْﺮِ ﻟَﻢْ ﻳَﻜُﻦْ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﻣَﺬْﻛُﻮﺭًﺍ”
Dari Abu Hurairah radhiyallohu
anhu bahwa Nabi Muhammad
shallallohu alaihi wasallam
membaca pada shalat shubuh di
hari Jumat Alif Laam Miim Tanzil
(surat As Sajdah) di rakaat
pertama dan Hal Ataa ‘alal Insan
Hiinun Min Ad Dahr Lam Yakun
Syaian Madzkuura (surat Al
Insan) (HR. Bukhari dan Muslim)
Diantara fiqh hadits :
• Perhatian para sahabat
terhadap surat/ayat yang dibaca
oleh Rasulullah shallallohu alaihi
wasallam pada saat shalat
• Penjelasan kadar bacaan imam
pada saat shalat shubuh
• Disyariatkannya membaca
surat As Sajadah di rakaat
pertama dan surat Al Insan di
rakaat kedua pada saat shalat
Shubuh di hari Jumat
4. Pada hari Jumat ada waktu
mustajab untuk berdoa
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﺃَﻥَّ ﺭَﺳُﻮﻝَ
ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺫَﻛَﺮَ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ
ﻓَﻘَﺎﻝَ » : ﻓِﻴﻪِ ﺳَﺎﻋَﺔٌ ﻟَﺎ ﻳُﻮَﺍﻓِﻘُﻬَﺎ ﻋَﺒْﺪٌ ﻣُﺴْﻠِﻢٌ
ﻭَﻫُﻮَ ﻗَﺎﺋِﻢٌ ﻳُﺼَﻠِّﻲ ﻳَﺴْﺄَﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﺇِﻟَّﺎ
ﺃَﻋْﻄَﺎﻩُ ﺇِﻳَّﺎﻩُ « ﻭَﺃَﺷَﺎﺭَ ﺑِﻴَﺪِﻩِ ﻳُﻘَﻠِّﻠُﻬَﺎ
Dari Abu Hurairah radhiyallohu
anhu bahwa Rasulullah
shallallohu alaihi wasallam
bersabda tentang hari Jumat,
“Pada hari Jumat ada waktu yang
mana seorang hamba muslim
yang tepat beribadah dan
berdoa pada waktu tersebut
meminta sesuatu melainkan
niscaya Allah akan memberikan
permintaannya”. Beliau
mengisyaratkan dengan
tangannya untuk menunjukkan
bahwa waktu tersebut sangat
sedikit. (HR. Bukhari dan Muslim)
Diantara fiqh hadits ini :
• Keutamaan berdoa pada hari
Jumat
• Orang yang rajin beribadah
adalah orang yang paling patut
diterima doanya
• Anjuran untuk mencari waktu-
waktu yang afdhal untuk berdoa
• Para ulama berselisih pendapat
dalam menentukan waktu ijabah
pada hari Jumat; Al Hafizh Ibnu
Hajar telah menyebutkan 42
pendapat para ulama beserta
dalilnya dalam menentukan
waktu tersebut. Diantara sekian
banyak pendapat ada dua
pendapat yang paling kuat
karena ditopang oleh hadits
shohih, yaitu :
Pendapat Pertama : Waktu
antara duduknya imam di
mimbar hingga selesainya shalat.
Pendapat ini berdasarkan hadits
yang diriwayatkan oleh imam
Muslim dari sahabat Abu Musa
Al Asy’ari radhiyallohu anhu
dimana beliau berkata saya telah
mendengar Rasulullah
shalallallohu ‘alaihi wa sallam
bersabda tentang waktu ijabah,
“Waktunya antara duduknya
imam di atas mimbar hingga
selesainya pelaksanaan shalat
Jumat”. Pendapat ini dipilih oleh
Imam Muslim, Baihaqi, Ibnul
Arabi Al Maliki, Al Qurthubi,
Imam Nawawi dll.
Pendapat kedua menetapkan
waktu ijabah tersebut adalah
ba’da ashar terutama menjelang
maghrib. Pendapat ini
berdasarkan beberapa
keterangan yang disebutkan
dalam hadits diantaranya hadits
yang diriwayatkan oleh Imam
Nasaai dan lainnya dari sahabat
Jabir bin Abdillah radhiyallohu
anhuma dari Rasulullah
shallallohu alaihi wasallam beliau
bersabda(artinya), “Hari Jumat 12
jam, padanya suatu waktu yang
kapan seorang hamba muslim
berdoa padanya niscaya Allah
akan memberikannya, carilah
waktu tersebut di penghujung
hari Jumat setelah shalat Ashar”.
Hadits ini dishahihkan oleh Imam
Hakim, Adz Dzahabi, Al Mundziri
dan Al Albani serta dihasankan
oleh Al Hafizh Ibnu Hajar.
Pendapat ini yang dipilih oleh
banyak ulama diantaranya
sahabat yang mulia Abdullah bin
Salam radhiyallohu anhu, Ishaq
bin Rahuyah,Imam Ahmad dan
Ibn Abdil Barr. Imam Ahmad
menjelaskan, “Kebanyakan
hadits yang menjelaskan waktu
tersebut menyebutkan ba’da
ashar…”
5. Dianjurkan memperbanyak
shalawat kepada Nabi di hari
Jumat
ﻋَﻦْ ﺃَﻭْﺱِ ﺑْﻦِ ﺃَﻭْﺱٍ ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ
ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ « : ﺇِﻥَّ ﻣِﻦْ ﺃَﻓْﻀَﻞِ
ﺃَﻳَّﺎﻣِﻜُﻢْ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ ﻓِﻴﻪِ ﺧُﻠِﻖَ ﺁﺩَﻡُ ﻭَﻓِﻴﻪِ
ﻗُﺒِﺾَ ﻭَﻓِﻴﻪِ ﺍﻟﻨَّﻔْﺨَﺔُ ﻭَﻓِﻴﻪِ ﺍﻟﺼَّﻌْﻘَﺔُ ﻓَﺄَﻛْﺜِﺮُﻭﺍ
ﻋَﻠَﻲَّ ﻣِﻦْ ﺍﻟﺼَّﻠَﺎﺓِ ﻓِﻴﻪِ ﻓَﺈِﻥَّ ﺻَﻠَﺎﺗَﻜُﻢْ
ﻣَﻌْﺮُﻭﺿَﺔٌ ﻋَﻠَﻲَّ ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ
ﻭَﻛَﻴْﻒَ ﺗُﻌْﺮَﺽُ ﺻَﻠَﺎﺗُﻨَﺎ ﻋَﻠَﻴْﻚَ ﻭَﻗَﺪْ ﺃَﺭِﻣْﺖَ
ﻳَﻘُﻮﻟُﻮﻥَ ﺑَﻠِﻴﺖَ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻋَﺰَّ ﻭَﺟَﻞَّ ﺣَﺮَّﻡَ
ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺃَﺟْﺴَﺎﺩَ ﺍﻟْﺄَﻧْﺒِﻴَﺎﺀِ )ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ
ﻭﺍﻟﻨﺴﺎﺋﻲ ﻭﺍﺑﻦ ﻣﺎﺟﻪ ﻭﺃﺣﻤﺪ)
Dari Aus bin Aus radhiyallohu
anhu berkata Rasulullah
shallallohu alaihi wasallam
bersabda, “Sesungguhnya hari
yang afdhal bagi kalian adalah
hari Jumat; padanya Adam
diciptakan dan diwafatkan, pada
hari Jumat juga sangkakala
(pertanda kiamat) ditiup dan
padanya juga mereka
dibangkitkan, karena itu
perbanyaklah bershalawat
kepadaku karena shalawat kalian
akan diperhadapkan kepadaku”
Mereka bertanya, “Wahai
Rasulullah, bagaimana shalawat
yang kami ucapkan untukmu
bisa diperhadapkan padamu
sedangkan jasadmu telah
hancur ?” Beliau bersabda,
“Sesungguhnya Allah telah
mengharamkan bagi tanah
untuk memakan jasad para
nabi” (HR. Abu Daud, Nasaai,
Ibnu Majah dan Ahmad dengan
sanad yang shohih)
Diantara fiqh hadits :
• Keutamaan hari Jumat
dibandingkan hari-hari yang lain
• Diantara kekhususan hari
Jumat : Adam alaihissalam
diciptakan dan diwafatkan
padanya, hari kiamat dan hari
kebangkitan juga terjadi padanya
• Perintah memperbanyak
shalawat pada hari Jumat
• Shalawat yang kita
peruntukkan kepada Nabi
Muhammad shallallohu alaihi wa
sallam akan disampaikan kepada
beliau
• Jasad para nabi tidak hancur
dimakan tanah
6. Hari Kiamat terjadi pada
hari Jumat
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲَّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ
ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻝَ « : ﺧَﻴْﺮُ ﻳَﻮْﻡٍ ﻃَﻠَﻌَﺖْ ﻋَﻠَﻴْﻪِ
ﺍﻟﺸَّﻤْﺲُ ﻳَﻮْﻡُ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ ﻓِﻴﻪِ ﺧُﻠِﻖَ ﺁﺩَﻡُ ﻭَﻓِﻴﻪِ
ﺃُﺩْﺧِﻞَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻭَﻓِﻴﻪِ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﻘُﻮﻡُ
ﺍﻟﺴَّﺎﻋَﺔُ ﺇِﻟَّﺎ ﻓِﻲ ﻳَﻮْﻡِ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ » ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ
Dari Abu Hurairah radhiyallohu
anhu bahwa Nabi Muhammad
shallallohu alaihi wasallam
bersabda, “Sebaik-baik hari yang
matahari terbit padanya adalah
hari Jumat; padanya Adam
diciptakan, dimasukkan ke surga
dan juga dikeluarkan darinya
serta kiamat tidak terjadi
melainkan pada hari Jumat” (HR.
Muslim)
Diantara fiqh hadits :
• Hari Jumat adalah hari yang
terbaik diantara hari-hari yang
ada
• Nabi Adam alaihissalam
diciptakan, dimasukkan ke surga
dan dikeluarkan darinya pada
hari Jumat
• Kiamat terjadi pada hari Jumat
7. Seorang yang meninggal
dunia di hari Jumat akan
dilindungi dari siksa kubur
ﻋَﻦْ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺑْﻦِ ﻋَﻤْﺮٍﻭ ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ
ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ » : ﻣَﺎ ﻣِﻦْ
ﻣُﺴْﻠِﻢٍ ﻳَﻤُﻮﺕُ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ ﺃَﻭْ ﻟَﻴْﻠَﺔَ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ
ﺇِﻟَّﺎ ﻭَﻗَﺎﻩُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻓِﺘْﻨَﺔَ ﺍﻟْﻘَﺒْﺮِ ) «ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ
ﻭﺃﺣﻤﺪ)
Dari Abdullah bin ‘Amr
radhiyallohu anhuma berkata,
Rasulullah shallallohu alaihi
wasallam bersabda, “Tidaklah
seorang muslim meninggal dunia
di hari Jumat atau pada
malamnya melainkan Allah
melindunginya dari fitnah
kubur” (HR. Tirmidzi dan Ahmad
serta dinilai hasan atau shohih
oleh Al Albani berdasarkan
banyaknya jalur periwayatannya
yang saling mendukung dan
menguatkan)
Diantara fiqh hadits :
• Keutamaan muslim yang
meninggal pada hari Jumat atau
malam Jumat
• Adanya fitnah kubur
• Sebagian hamba Allah yang
muslim diselamatkan dari fitnah
kubur
8. Anjuran membaca surat Al
Kahfi di malam Jumat dan
pada hari Jumat
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﺳَﻌِﻴﺪٍ ﺍﻟْﺨُﺪْﺭِﻱِّ ﻗَﺎﻝَ : ﻣَﻦْ ﻗَﺮَﺃَ
ﺳُﻮﺭَﺓَ ﺍﻟْﻜَﻬْﻒِ ﻟَﻴْﻠَﺔَ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ ﺃَﺿَﺎﺀَ ﻟَﻪُ ﻣِﻦْ
ﺍﻟﻨُّﻮﺭِ ﻓِﻴﻤَﺎ ﺑَﻴْﻨَﻪُ ﻭَﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟْﺒَﻴْﺖِ ﺍﻟْﻌَﺘِﻴﻖِ
Dari Abu Said Al Khudri
radhiyallohu anhu berkata,
“Barangsiapa yang membaca
surat Al Kahfi di malam Jumat
niscaya Allah akan meneranginya
dengan cahaya antara dia
dengan Ka’bah” (Riwayat Darimi)
Keterangan : Sanad riwayat ini
shohih mauquf dari perkataan
Abu Said Al Khudri radhiyallohu
anhu akan tetapi hukumnya
marfu’ (sampai kepada
Rasulullah shallallohu alaihi
wasallam) karena pengabaran
hal yang ghoib seperti ini tidak
mungkin hanya berdasarkan
pendapat pribadi para sahabat.
Wallohu A’lam. Beberapa riwayat
hadits menyebutkan kata hari
Jumat.
Diantara fiqh hadits :
• Keutamaan membaca surat Al
Kahfi pada malam Jumat dan
hari Jumat
• Membaca surat Kahfi pada
waktu di atas diantara amalan
yang diganjar oleh Allah Azza wa
Jalla berupa cahaya
9. Dibolehkan shalat di
pertengahan siang di hari
Jumat sebelum zawal
ﻋﻦ ﺳَﻠْﻤَﺎﻥ ﺍﻟْﻔَﺎﺭِﺳِﻲّ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗَﺎﻝَ
ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ « :
ﻣَﻦْ ﺍﻏْﺘَﺴَﻞَ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ ﻭَﺗَﻄَﻬَّﺮَ ﺑِﻤَﺎ
ﺍﺳْﺘَﻄَﺎﻉَ ﻣِﻦْ ﻃُﻬْﺮٍ ﺛُﻢَّ ﺍﺩَّﻫَﻦَ ﺃَﻭْ ﻣَﺲَّ ﻣِﻦْ
ﻃِﻴﺐٍ ﺛُﻢَّ ﺭَﺍﺡَ ﻓَﻠَﻢْ ﻳُﻔَﺮِّﻕْ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﺛْﻨَﻴْﻦِ ﻓَﺼَﻠَّﻰ
ﻣَﺎ ﻛُﺘِﺐَ ﻟَﻪُ ﺛُﻢَّ ﺇِﺫَﺍ ﺧَﺮَﺝَ ﺍﻟْﺈِﻣَﺎﻡُ ﺃَﻧْﺼَﺖَ ﻏُﻔِﺮَ
ﻟَﻪُ ﻣَﺎ ﺑَﻴْﻨَﻪُ ﻭَﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ ﺍﻟْﺄُﺧْﺮَﻯ » ﺭﻭﺍﻩ
ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ
Dari Salman Al Farisi
radhiyallohu anhu berkata
Rasulullah shallallohu alaihi
wasallam bersabda, “Barangsiapa
yang mandi pada hari Jumat dan
bersuci semampunya kemudian
memakai wewangian lalu menuju
ke mesjid dimana dia tidak
memisahkan antara dua orang
(yang duduk di mesjid) lalu dia
shalat sesuai dengan yang
ditetapkan Allah
(sekemampuannya) kemudian
jika imam keluar dari tempatnya
untuk berkhutbah dia diam
mendengarkan khutbah niscaya
akan diampuni dosanya yang
terjadi diantara kedua
Jumat” (HR. Bukhari)
Diantara fiqh hadits :
• Penjelasan beberapa adab
yang harus diperhatikan pada
saat menunaikan shalat Jumat
• Pahala Jumat berupa
pengampunan dosa hanya akan
diraih oleh hamba yang
menjalankan adab-adab tersebut
• Bolehnya seseorang yang
masuk di mesjid pada hari Jumat
melaksanakan shalat sebanyak-
banyaknya walaupun
dipertengahan siang(zawal)
hingga imam naik di atas
mimbar. Diantara ulama yang
menjelaskan masalah ini Syaikhul
Islam Ibnu Taimiyah, Imam Ibnul
Qayyim dan Allamah Syamsul
Haq Azhim Abadi
rahimahumulloh.
10. Seseorang yang mandi di
hari Jumat maka itu
merupakan pembersih baginya
hingga Jumat berikutnya
ﻭَﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻗَﺘَﺎﺩَﺓَ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗَﺎﻝَ
ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠﻪ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋَﻠَﻴﻪ ﻭﺳَﻠَّﻢ
ﻳَﻘُﻮﻝُ » : ﻣَﻦِ ﺍﻏْﺘَﺴَﻞَ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ ﻛَﺎﻥَ
ﻓِﻲ ﻃَﻬَﺎﺭَﺓٍ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ ﺍﻷُﺧْﺮَﻯ ) .«ﺭﻭﺍﻩ
ﺍﻟﻄﺒﺮﺍﻧﻲ ﻭﻏﻴﺮﻩ)
Dari Abu Qatadah radhiyallohu
anhu berkata, aku mendengar
Rasulullah shalllallohu alaihi wa
sallam bersabda, “Barangsiapa
yang mandi pada hari Jumat
maka dia berada dalam keadaan
suci hingga Jumat
berikutnya” (HR. Thabrani, Abu
Ya’la, Ibnu Khuzaimah, Ibnu
Hibban dan Hakim. )
Keterangan : Hadits ini dinilai
shahih oleh Suyuthi dan
dinyatakan hasan oleh Mundziri
dan disetujui oleh Albani
Diantara fiqh hadits ini :
• Anjuran mandi pada hari Jumat
• Keutamaan mandi pada hari
Jumat dibandingkan hari-hari
yang lain

About ashabulfirdaus

Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s