Diriwayatkan dari Ibnu abbas radhiyallah anhuma, dia berkata, “Nabi Sulaiman alaihi salam diperintahkan memilih diantara ilmu dan kerajaan, kemudian beliau memilih ilmu. Di kemudian hari ia mendapatkan ilmu dan juga kerajaan.”
Seorang ahli hikmah berkata, “Ilmu itu terdiri dari tiga huruf yaitu ‘ain, lam dan juga mim. Adapun huruf ‘ain tercetak dari lafadz ‘illiyin (Luhur), dan lam tercetak dari lafadz Luthf (belas asih), sedangkan mim tercetak dari lafadz Mulk (kerajaan).
Maka dengan ‘ain (‘Illiyin) orang yang berilmu akan mendapatkan keluhuran. Dan lam (Luthf) akan menjadikannya orang yang bersifat belas asih. Dan mim (Mulk) akan menjadikan dia sebagai raja dari para makhluk.”
Seorang ulama berkata, “Sesuatu yang menunjukkan pada keutamaan ilmu adalah firman Allah ta’ala kepada Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam,
“Dan ucapkanlah hai Muhammad, wahai Tuhanku tambahkanlah pengetahuan kepadaku.”
Ayat tersebut menjelaskan bahwa sesungguhnya Allah ta’ala memberikan berbagai macam pengetahuan kepada Rasulullah, dan Allah tidak memerintah Rasulullah kecuali meminta pada tambahnya pengetahuan. (MAJALISUL ABROR)

About ashabulfirdaus

Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s