Di ruang tunggu Stasiun Kereta Api Gubeng Surabaya, seorang ibu muda terlihat tengah menunggu kereta api yang akan memberangkatkan dirinya ke Jakarta. Karena harus menunggu cukup lama, ia memutuskan untuk membeli buku untuk dibaca. Ia juga membeli sebungkus biskuit, sekedar untuk camilan dirinya disaat menunggu Kereta api.
Ia kemudian duduk di salah satu kursi ruang tunggu. Sambil bersandar, ia mulai membuka dan membaca buku yang dipegangnya.
Di kursi sebelahnya, yang hanya dipisahkan oleh sebuah meja kecil, di atasnya tersaji sebungkus biskuit, duduklah seorang pria gondrong. Pria tsb terlihat mulai membaca majalah.
Ketika ibu muda mengambil sepotong biskuit dari bungkusan yang terletak di atas meja, pria tsb mengambil sepotong juga. Si ibu muda merasa terganggu dengan perbuatan pria tsb, namun ia diam saja.
Ia hanya bergumam:
“Huh ….menyebalkan! Ingin rasanya kutampar saja muka gondrong ini!?”
Setiap ibu muda tsb mengambil sepotong biskuit, si gondrong juga melakukan hal yang sama, sambil tersenyum kepada si ibu muda. Perbuatan si gondrong benar-benar mengundang geram si ibu muda.
Namun si ibu muda tidak bereaksi apa-apa, ia hanya menyimpan kedongkolan di dalam dada.
Ketika biskuit tersisa satu potong, si ibu muda bergumam:
“Coba saya ingin lihat apa yang akan dilakukannya…!?”
Kemudian si pria gondrong membelah biskuit tsb. Ia mengambil separoh dan mempersilakan si ibu muda untuk menikmati yang separohnya lagi… Benar-benar keterlaluan …..!
Kini, kekesalan si ibu muda benar-benar memuncak!
Ia segera mengemasi barang-barangnya dan meninggalkan tempat duduk tsb, pindah ke bangku yang lain.
Ketika ibu muda duduk di dalam kereta api, ia membuka tas jinjingnya untuk mengambil kacamata.
Betapa terkejutnya dia ……
Ternyata bungkusan biskuit miliknya ada di dalam tas jinjing, masih utuh …!
Ia kini menyesal, … Dan benar-benar merasa malu!
Ia merasa bersalah.
Ia mengira bahwa biskuit yang dimakan tadi adalah miliknya …. Ternyata bukan!
Pria gondrong tadi membagi biskuit antara dirinya dan si ibu muda tanpa merasa marah, terganggu atau pun merasa rugi ……. Sementara si ibu muda merasakan sebaliknya.
Ia merasa bahwa biskuit tsb adalah miliknya yang telah diserobot oleh gondrong, dan menyangka betapa si pria gondrong telah berbuat kurang ajar kepada dirinya.

ADA TIGA HAL YANG TIDAK DAPAT DIRAIH KEMBALI …
1. Kata-kata… …setelah
diucapkan!
2. Kesempatan… … setelah berlalu!
3. Waktu… …setelah beranjak pergi!

About ashabulfirdaus

Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s